Home » Kemacetan Parah Akibat Perbaikan Jalan Dekat Flyover Cileungsi
Kemacetan Cileungsi

Kemacetan Parah Akibat Perbaikan Jalan Dekat Flyover Cileungsi

media-cibubur.com – Kemacetan parah kembali melanda wilayah Cileungsi di pertengahan tahun ini, mengingatkan warga pada situasi serupa yang terjadi tepat satu tahun lalu di depan Pasar Cileungsi akibat proyek perbaikan jalan.

Kali ini, titik kemacetan terjadi di Jalan Raya Narogong, tepatnya di sekitar Flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Antrean kendaraan mengular panjang dari arah Cileungsi menuju Bekasi dan sebaliknya, membuat waktu tempuh warga meningkat drastis—bahkan dua hingga tiga kali lipat dari biasanya.

Biang kemacetan berasal dari proyek perbaikan jalan yang sedang berlangsung di area tersebut. Pekerjaan yang mencakup penggalian, pengecoran beton, dan pelebaran sebagian jalur membuat ruang lalu lintas menyempit. Akibatnya, hanya satu lajur yang bisa dilewati, memicu kemacetan total di jam-jam sibuk.

Warga Keluhkan Kurangnya Sosialisasi dan Pengaturan Lalu Lintas

Sejumlah pengendara mengeluhkan kurangnya informasi dan pengaturan lalu lintas selama proyek berlangsung.

Kendaraan Roda 4 tidak dapat bergerak, bahkan roda 2 pun saling berebut jalan sehingga pengendara yang tidak sabar meramaikan suasana dengan bunyi klakson yang memekakan telinga.

Banyak warga mengeluh mengingat perbaikan jalan ini minim informasi. Hal senada disampaikan oleh beberapa pengguna media sosial yang mengunggah kondisi macet melalui akun Instagram dan Tiktok.

Proyek Jalan Tanpa Rekayasa? Dinas Terkait Diminta Bertindak

Belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Bogor maupun pelaksana proyek terkait durasi pengerjaan dan rencana rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Pengamat transportasi juga menyarankan agar dilakukan pembagian waktu kerja proyek atau sistem buka-tutup jalan agar tidak mengganggu jam sibuk.

Solusi Jangka Pendek dan Panjang Diperlukan

Kemacetan di kawasan flyover Cileungsi bukan hal baru. Namun, warga berharap proyek perbaikan ini menjadi momentum untuk menata ulang sistem lalu lintas.

Termasuk kemungkinan menambah jalur atau membuat jalan alternatif yang lebih memadai atau penertiban pedagang di tepi jalan.

Baca Artikel Lainnya

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Register

Reset Password

Please enter your username or email address, you will receive a link to create a new password via email.