media-cibubur.com – Desa Wanaherang yang terletak di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, hari ini menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Acara berlangsung di kantor desa dan dihadiri ratusan undangan, mulai dari perangkat desa, pengurus warga, kepala sekolah, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.
Jalannya Musrenbangdes
Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa bersama. Kepala Desa Wanaherang, Heri Sudewo, S.H., membuka acara dengan laporan kondisi pembangunan desa. Ia menyebut infrastruktur di Wanaherang sudah 80 persen baik. Kondisi tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Namun, ia juga menyoroti masalah sosial yang masih muncul. Kriminalitas masih terjadi, selain itu kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Pemerintah desa berencana menindak tegas pelanggar jika sarana pembuangan sampah sudah tersedia lengkap.
Arahan Camat Gunung Putri
Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, S.STP, M.Ec.Dev., dalam sambutannya mengajak masyarakat menjaga suasana desa tetap aman dan kondusif. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan dengan dialog dan musyawarah agar tidak menimbulkan konflik di tengah warga.

Beliau juga mengingatkan bahwa Kecamatan Gunung Putri memiliki sepuluh desa yang semuanya membutuhkan pembangunan secara adil dan merata. Karena itu, Musrenbangdes harus dimanfaatkan untuk menampung aspirasi dan menentukan prioritas yang benar-benar mewakili kepentingan masyarakat.
Tak lupa beliau mendorong peserta untuk berpikir jauh ke depan dan out of the box. Pembangunan desa perlu menyesuaikan perkembangan zaman agar program yang dirumuskan bermanfaat dalam jangka panjang.
Terakhir beliau menyampaikan bahwa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sedang dibangun dan memerlukan dukungan penuh warga, dimana penyediaan peralatan dan bangunan akan dibantu DLH.
Penilaian Prioritas Program
Setelah sesi sambutan, peserta Musrenbangdes dibagi menjadi lima kelompok. Setiap kelompok berdiskusi, saling berbagi pandangan, dan memberikan penilaian terhadap program yang dianggap paling penting untuk dilaksanakan pada tahun 2026.


Namun, program yang akan dijalankan sudah lebih dulu disusun. Sehingga pengurus warga yang ingin menambahkan masukan tentang kondisi wilayahnya tidak dapat sepenuhnya terakomodasi.
Meski demikian, proses diskusi berjalan aktif dan menghasilkan daftar prioritas yang diharapkan bermanfaat bagi desa.
Harapan Warga untuk Pembangunan Desa ke Depan
Warga pun menyampaikan harapan mereka agar pembangunan menjadi merata, tidak hanya fokus pada infrastruktur. Keamanan lingkungan, pengelolaan sampah yang lebih jelas, serta program pemberdayaan masyarakat dinilai penting.
Dan tentunya program-program yang dibahas dapat ditindaklanjuti dengan dengan transparan, berkeadilan dan berkelanjutan sehingga pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan dan meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat Wanaherang.
Baca Artikel Lainnya :
- Wedding Fair Terbesar di Bekasi Awal 2026, Kolaborasi HARRIS Bekasi & Abhipraya Enterprises
- Kisah Sudrajat: dari Fitnah hingga Berkah
- Harga Emas Terus Menanjak: Rekor Baru Tembus Rp3,168 Juta
- Menyimpan HP Dekat Dengan Barang Elektronik Berbahaya?
- Ascott Jabotabek dan Universitas Trilogi Dorong Edukasi Lingkungan & Urban Farming di Perayaan World Environmental Education Day 2026


Leave a Comment