media-cibubur.com – Jakarta akan menyambut malam pergantian tahun dengan nuansa berbeda. Pemprov DKI Jakarta memutuskan tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Meski tanpa letupan kembang api, sejumlah titik tetap disiapkan sebagai lokasi perayaan dengan konsep hiburan yang lebih sederhana, mengedepankan kebersamaan, musik, dan ruang publik.

Bundaran HI, Pusat Perayaan Ibu Kota
Bundaran Hotel Indonesia tetap menjadi pusat perayaan malam tahun baru Jakarta. Di kawasan ini disiapkan panggung utama dengan deretan musisi nasional sebagai pengisi acara inti.
Sejumlah nama yang dijadwalkan tampil antara lain DβMasiv, Andmesh, Marion Jola, Feel Koplo, dan Gondal Gandul Band.
Hiburan musik akan berlangsung hingga mendekati pergantian tahun, dilanjutkan dengan hitung mundur bersama tanpa pesta kembang api.

Sebagai gantinya, pengunjung disuguhi pertunjukan cahaya dan visual, termasuk video mapping dan atraksi drone yang mengusung pesan kebersamaan dan empati.
Kota Tua Jakarta, Musik dan Nuansa Sejarah
Di kawasan Kota Tua, perayaan malam tahun baru dikemas dengan konsep seni dan sejarah.
Panggung hiburan menampilkan musisi lokal dan pertunjukan seni komunitas, berpadu dengan tata cahaya yang menyinari bangunan cagar budaya.

Selain musik, Kota Tua juga menjadi salah satu titik kegiatan sosial dan donasi, di mana pengunjung diajak berpartisipasi membantu korban bencana melalui fasilitas donasi digital yang disediakan panitia.
Lapangan Banteng, Hiburan Rakyat dan Musik
Lapangan Banteng kembali menjadi alternatif ruang publik untuk merayakan malam tahun baru.
Di lokasi ini digelar konser musik dengan pengisi acara dari musisi dan band lokal, menyasar penonton keluarga dan anak muda.

Konsep perayaan di Lapangan Banteng dibuat lebih cair dan merakyat. Lokasi yang luas membuat area ini kerap dipilih warga yang ingin menikmati suasana tahun baru tanpa harus berdesakan di pusat kota.
Ancol, Konser Besar di Tepi Pantai
Kawasan Ancol tetap menjadi salah satu magnet utama perayaan tahun baru. Di beberapa titik panggung, Ancol menggelar festival musik dan hiburan pantai.
Pengisi acara utama di antaranya Dewa 19 featuring Ello, serta sejumlah grup musik dan hiburan rakyat seperti OM Mahesa Music dan New Pallapa yang menyasar penikmat musik lintas generasi.
Pengunjung cukup membeli tiket masuk kawasan Ancol untuk menikmati seluruh rangkaian acara.

Tips dan Trik Menikmati Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta
Pemerintah mengimbau masyarakat yang akan merayakan malam tahun baru di ruang publik untuk mempersiapkan diri dengan baik.
Kepadatan pengunjung diperkirakan terjadi di hampir seluruh titik perayaan, terutama Bundaran HI dan Ancol.
Warga disarankan menggunakan transportasi umum seperti MRT, TransJakarta, KRL, dan LRT. Selain lebih praktis, area parkir di sekitar lokasi perayaan sangat terbatas dan sejumlah ruas jalan akan diberlakukan pengalihan arus lalu lintas.
Datang lebih awal juga menjadi salah satu kunci agar terhindar dari penumpukan massa menjelang tengah malam.
Pengunjung disarankan mengenakan pakaian yang nyaman, membawa air minum secukupnya, serta menjaga barang pribadi mengingat padatnya kerumunan.
Bagi yang membawa anak-anak atau lansia, memilih lokasi yang lebih lapang seperti Lapangan Banteng atau area tertentu di Ancol dinilai lebih aman dan nyaman.
Pengunjung disarankan membawa jas hujan ringan atau payung lipat, serta memilih alas kaki yang nyaman dan tidak licin.
Hindari menggunakan sepatu berbahan licin atau mudah menyerap air, terutama jika berencana berjalan kaki cukup jauh.

Bagi yang ingin menonton acara di panggung terbuka, sebaiknya menyiapkan kantong plastik atau tas tahan air untuk melindungi ponsel dan barang elektronik.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan di ruang publik.
Pilihan Perayaan Tahun Baru di Cibubur
Bagi warga Cibubur yang memilih tidak menuju Jakarta, sejumlah pusat aktivitas di kawasan ini tetap menghadirkan perayaan malam tahun baru yang tak kalah menarik.
Di Metropolitan Mall Cileungsi, pengunjung dapat menikmati anniversaryΒ 9ORGEOUS EVE berupa pertunjukan barongsai yang dipadukan dengan hiburan musik untuk menyambut pergantian tahun.

Sementara itu, Living World Kota Wisata Cibubur yang semula merencanakan Fireworks Show, akhirnya menyesuaikan konsep perayaan dengan menggantinya menjadi acara bertajuk βA Night of Lightsβ.
Perayaan ini diisi dengan pertunjukan laser spektakuler, dipadukan dengan atraksi tarian api dan glow rhythm percussion, menghadirkan suasana malam tahun baru yang tetap meriah tanpa kembang api.

Perayaan ini dirancang sebagai alternatif bagi warga Cibubur yang ingin menikmati malam tahun baru di lingkungan yang lebih nyaman dan tertata.
Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Sebuah Pengingat
Perayaan malam tahun baru kali ini membawa pesan yang lebih dalam. Tanpa kembang api, Jakarta tetap meriah, namun dengan kesadaran bahwa tidak semua wilayah sedang merayakan hal yang sama.
Keputusan menahan euforia menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap kota, masih ada saudara sebangsa yang berjuang menghadapi dampak bencana. Tahun baru pun diharapkan menjadi titik awal untuk menumbuhkan empati, bukan sekadar pesta.
Sebagai penutup, Media Cibubur mengucapkan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh warga Cibubur dan sekitarnya.

Semoga tahun yang baru membawa kesehatan, keselamatan, dan ketenangan serta menjadi tahun yang lebih baik bagi semua.
Baca Artikel Lainnya :
- Wedding Fair Terbesar di Bekasi Awal 2026, Kolaborasi HARRIS Bekasi & Abhipraya Enterprises
- Kisah Sudrajat: dari Fitnah hingga Berkah
- Harga Emas Terus Menanjak: Rekor Baru Tembus Rp3,168 Juta
- Menyimpan HP Dekat Dengan Barang Elektronik Berbahaya?
- Ascott Jabotabek dan Universitas Trilogi Dorong Edukasi Lingkungan & Urban Farming di Perayaan World Environmental Education Day 2026


Leave a Comment