media-cibubur.com – Aksi penolakan warga terhadap pembangunan gedung perkantoran FIF di Kota Wisata sempat mencuat dalam beberapa hari terakhir.
Warga Cluster Virginia turun langsung ke lokasi proyek dan menggelar aksi. Mereka menyuarakan kekhawatiran soal kenyamanan lingkungan, kebisingan proyek, serta dampak jangka panjang terhadap kawasan hunian.

Menanggapi dinamika tersebut, Manajemen Kota Wisata/Sinar Mas Land akhirnya menyampaikan pernyataan resmi sebagai berikut:
Kami memahami sepenuhnya kekhawatiran dan aspirasi yang disampaikan oleh warga atas rencana pembangunan gedung perkantoran di Kawasan Kota Wisata.
Peristiwa ini menjadi perhatian khusus kami di mana tim di lapangan telah melakukan sejumlah audiensi dan pendampingan kepada pihak-pihak yang terlibat agar tercipta ruang diskusi yang sehat untuk kebaikan semua pihak.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu kami sampaikan:
- Lahan yang telah dijual Pengembang kepada pemilik lahan dengan rencana untuk pembangunan gedung perkantoran memang terletak di area komersial dengan peruntukan awal bagi pengembangan kegiatan bisnis dan perkantoran.
- Izin pendirian dan pelaksanaan pembangunan merupakan tanggung jawab sepenuhnya dari pemilik lahan yang wajib dilakukan melalui proses resmi melalui pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pihak Pengembang tidak terlibat dalam proses tersebut di atas.
- Pada prinsipnya, kami sebagai Pengembang selalu mengembangkan area sesuai dengan peruntukan di perizinan yang telah disetujui dan dikeluarkan oleh pihak berwenang.
- Kami mengajak semua pihak untuk berdialog secara konstruktif sesuai dengan mekanisme hukum dan peraturan yang berlaku, termasuk dalam rangka menjaga ketertiban umum, serta keharmonisan lingkungan.
- Kami menghormati seluruh proses yang berjalan dan berharap dialog konstruktif dapat menghasilkan solusi yang terbaik bagi semua pihak. Terima kasih atas perhatiannya.
By Manajemen Kota Wisata/Sinarmas Land

Pernyataan tersebut menjadi sikap resmi pengembang dalam menyikapi dinamika yang terjadi di lapangan.
Pihak manajemen berharap komunikasi yang terbuka dapat terus terjalin agar tercipta suasana yang kondusif di lingkungan Kota Wisata.
Cek informasi lain di : https://twitter.com/themediacibubur
Baca Artikel Lainnya :
- Kebijakan Baru MBG Berlaku, Distribusi Dipangkas Jadi 5 Hari
- Malam Mencekam di Bekasi, SPBE Cimuning Terbakar dan Meledak
- WFH ASN Berlaku, Cibubur Bisa Lebih Lengang atau Justru Ramai?
- Akomodasi di Cibubur Berkembang, Hotel Baru Terus Bermunculan
- Api Menghanguskan Pabrik di Gunung Putri, Penyebabnya Di Luar Dugaan


Leave a Comment