media – cibubur.com – Berbuka puasa dengan kurma bukan hanya sekadar tradisi yang sering dilakukan umat Muslim. Praktik ini memiliki dasar sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW sekaligus menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Sunnah Berbuka dengan Kurma
Dalam beberapa riwayat hadis, Nabi Muhammad SAW dianjurkan untuk berbuka dengan kurma sebelum melaksanakan salat Magrib. Jika tidak ada kurma, beliau berbuka dengan air.
Hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik menyebutkan bahwa Muhammad biasanya berbuka dengan beberapa butir kurma segar. Jika tidak tersedia, beliau memakan kurma kering. Apabila keduanya tidak ada, maka beliau meminum beberapa teguk air.
Tradisi ini kemudian menjadi salah satu sunnah yang banyak diikuti umat Islam hingga sekarang, terutama saat bulan Ramadan.
Selain mengikuti ajaran Nabi, kebiasaan berbuka dengan kurma juga ternyata memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, khususnya setelah berpuasa selama kurang lebih 12 hingga 14 jam.

Sumber Energi Cepat Setelah Berpuasa
Setelah seharian berpuasa, kadar gula dalam darah biasanya menurun. Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang dapat diserap tubuh dengan cepat.
Karena itu, mengonsumsi kurma saat berbuka dapat membantu mengembalikan energi tubuh secara cepat tanpa memberikan beban berlebih pada sistem pencernaan.
Inilah salah satu alasan mengapa kurma sangat ideal untuk menjadi makanan pertama saat berbuka puasa.
Baik untuk Sistem Pencernaan
Kurma juga dikenal kaya akan serat. Kandungan serat ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik setelah perut kosong dalam waktu yang lama.
Serat dalam kurma dapat membantu mencegah sembelit, memperlancar proses pencernaan, serta menjaga kesehatan usus selama menjalani puasa.
Mengandung Banyak Nutrisi Penting
Selain gula alami dan serat, kurma juga mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh.
Beberapa di antaranya adalah kalium, magnesium, zat besi, serta vitamin B kompleks. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga fungsi otot, kesehatan saraf, serta membantu tubuh tetap bertenaga selama menjalani ibadah puasa.
Kalium dalam kurma juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh yang sempat berkurang selama berpuasa.
Membantu Mengontrol Nafsu Makan
Mengonsumsi kurma saat berbuka juga dapat membantu mengontrol nafsu makan. Rasa manis alami dari kurma membuat tubuh lebih cepat merasa puas.
Dengan begitu, seseorang dapat menghindari makan berlebihan saat berbuka puasa.
Hal ini penting karena makan secara berlebihan setelah puasa justru dapat membuat tubuh terasa lemas dan tidak nyaman.

Tradisi Sehat yang Penuh Makna
Berbuka dengan kurma bukan hanya mengikuti sunnah Nabi, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang nyata bagi tubuh.
Kombinasi antara nilai ibadah dan manfaat gizi membuat kurma menjadi salah satu makanan terbaik untuk mengawali berbuka puasa.
Karena itu, tidak heran jika kurma selalu menjadi hidangan yang hampir tidak pernah absen di meja makan umat Muslim saat bulan Ramadan.
Cek informasi lain di : https://twitter.com/themediacibubur
Baca Artikel Lainnya :
- Kebijakan Baru MBG Berlaku, Distribusi Dipangkas Jadi 5 Hari
- Malam Mencekam di Bekasi, SPBE Cimuning Terbakar dan Meledak
- WFH ASN Berlaku, Cibubur Bisa Lebih Lengang atau Justru Ramai?
- Akomodasi di Cibubur Berkembang, Hotel Baru Terus Bermunculan
- Api Menghanguskan Pabrik di Gunung Putri, Penyebabnya Di Luar Dugaan


Leave a Comment