Media-cibubur.com – Awal April menjadi hal yang tak terlupakan bagi warga Bekasi. Malam yang seharusnya berjalan biasa tiba-tiba berubah mencekam saat kobaran api disertai ledakan mengguncang kawasan Cimuning, Mustikajaya.
Kebakaran hebat terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) pada Rabu malam (1/4/2026). Api membesar dengan cepat dan disertai beberapa kali ledakan yang membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.
Kobaran api terlihat menjulang tinggi, melahap area fasilitas pengisian gas dalam waktu singkat. Dentuman keras yang terdengar berulang kali semakin menambah kepanikan, memaksa warga menjauh dari lokasi demi keselamatan.
Lokasi SPBE yang berada dekat permukiman membuat api sempat merembet ke rumah warga. Sejumlah bangunan dilaporkan terdampak, bahkan mengalami kerusakan akibat panas dan besarnya kobaran api di awal kejadian.

Belasan Orang Alami Luka Bakar
Akibat peristiwa ini, sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar. Korban terdiri dari pekerja di lokasi dan warga sekitar yang berada cukup dekat saat kejadian berlangsung.
Beberapa korban dilaporkan mengalami luka serius dengan tingkat luka bakar mencapai 60 hingga 70 persen. Saat ini mereka menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Api Sempat Sulit Dikendalikan
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Belasan unit mobil damkar diterjunkan untuk menjinakkan api yang sempat membesar.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena sumber api berasal dari gas, sehingga berisiko memicu ledakan lanjutan. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati untuk memastikan api benar-benar padam.

Dugaan Penyebab Masih Diselidiki
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas saat proses pengisian.
Namun tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain seperti korsleting listrik yang kemudian memicu ledakan. Aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini.
Menjadi Peringatan
Kebakaran di fasilitas pengisian gas seperti ini kembali menyoroti pentingnya sistem keamanan yang ketat, terlebih lokasinya berada dekat dengan permukiman warga.
Dengan risiko besar yang ditimbulkan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun bisa berujung pada dampak besar, bahkan mengancam keselamatan banyak orang di sekitarnya.
Cek informasi lain di : https://twitter.com/themediacibubur
Baca Artikel Lainnya :
- Kebijakan Baru MBG Berlaku, Distribusi Dipangkas Jadi 5 Hari
- Malam Mencekam di Bekasi, SPBE Cimuning Terbakar dan Meledak
- WFH ASN Berlaku, Cibubur Bisa Lebih Lengang atau Justru Ramai?
- Akomodasi di Cibubur Berkembang, Hotel Baru Terus Bermunculan
- Api Menghanguskan Pabrik di Gunung Putri, Penyebabnya Di Luar Dugaan


Leave a Comment