media-cibubur.com – Sejak Jumat (22/8/2025), proyek pembongkaran dan pemasangan box culvert di jembatan samping RS Hermina Mekarsari resmi dimulai.

Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, namun dampaknya langsung terasa: kemacetan panjang melanda Jalan Raya Transyogi (CileungsiβJonggol).
Macet Hingga Berjam-jam
Pantauan pada pagi hari menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer di kedua arah. Warga mengeluhkan waktu tempuh yang biasanya hanya 30 menit, kini bisa tembus lebih dari 2 jam. Titik paling padat terjadi di sekitar area proyek dan persimpangan menuju kawasan industri.

Polisi Terapkan Sistem Buka-Tutup
Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalur. Namun, cara ini belum sepenuhnya efektif karena volume kendaraan yang sangat tinggi.
Polisi mengakui, sebelum proyek dimulai, kawasan ini memang rawan macet, sehingga pengerjaan box culvert membuat situasi semakin parah.

Imbauan Gunakan Jalur Alternatif
Pemerintah Kecamatan Cileungsi dan pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari Jalan Raya Transyogi dan beralih ke rute lain. Beberapa jalur alternatif yang disarankan antara lain:
- Jalan Rawailat (arah Permata Cibubur β Pasar Gandoang / Perumahan GNI)
- Jalan Mandor Senan / Cipenjo (arah Metland β Harvest / Taman Buah Mekarsari)
- Jalan Bojong (arah Klapanunggal β Cipeucang)
Pengendara juga diminta menyiapkan waktu tempuh lebih panjang dan tetap berhati-hati saat melintas di sekitar proyek.
Sampai Kapan Macet Ini Berlangsung?
Proyek ini diperkirakan selesai dalam waktu tiga bulan, atau hingga pertengahan bulan November 2025. Warga diharap bersabar karena pengerjaan ini ditujukan untuk meningkatkan fasilitas drainase dan keamanan jalan.
Baca Artikel Lainnya :
- Wedding Fair Terbesar di Bekasi Awal 2026, Kolaborasi HARRIS Bekasi & Abhipraya Enterprises
- Kisah Sudrajat: dari Fitnah hingga Berkah
- Harga Emas Terus Menanjak: Rekor Baru Tembus Rp3,168 Juta
- Menyimpan HP Dekat Dengan Barang Elektronik Berbahaya?
- Ascott Jabotabek dan Universitas Trilogi Dorong Edukasi Lingkungan & Urban Farming di Perayaan World Environmental Education Day 2026


Leave a Comment