media-cibubur.com – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Kabupaten Bogor kembali menginspirasi para pelaku usaha kecil menengah. Melalui seminar bertema βBisnis Tahan Badai: Strategi UMKM Bertahan & Tumbuh di Era Krisisβ, komunitas ini ingin membantu UMKM agar tetap tumbuh di tengah situasi ekonomi yang tidak pasti.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di Ballroom Sekolah Alam Cikeas dan dihadiri puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor dan dari berbagi wilayah.
Suasana acara berlangsung interaktif dan hangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang membahas strategi bisnis digital. Banyak dari mereka yang baru memahami pentingnya kehadiran usaha di dunia online untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas.

Google Bisnisku dan ChatGPT untuk UMKM
Pembicara utama, Mohammad Salman Al Farisie, adalah seorang Digital Business Strategist, mentor bisnis, sekaligus ahli digital marketing. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya memanfaatkan Google Bisnisku untuk memperkuat kehadiran usaha di dunia digital.
Menurutnya, fitur tersebut bukan hanya membantu pelanggan menemukan lokasi usaha, tetapi juga meningkatkan kepercayaan melalui ulasan positif dan foto produk.

βGoogle Bisnisku bisa menjadi etalase digital bagi setiap usaha. Dengan informasi yang lengkap dan konsisten, pelanggan akan lebih mudah mengenali dan mempercayai bisnis kita,β ujar Salman.
Selain itu, Salman juga memperkenalkan cara mudah menggunakan AI ChatGPT untuk mendukung operasional usaha kecil. Ia menjelaskan bahwa ChatGPT dapat membantu membuat konten promosi, merancang ide pemasaran, dan merespons pelanggan secara cepat.
Ia juga memperkenalkan rumus sederhana AβPβE yang berarti Action, Purpose, dan Expectation. Dengan rumus ini, pelaku UMKM bisa mengoptimalkan hasil dari penggunaan ChatGPT sesuai tujuan bisnis mereka.
Edukasi, Kolaborasi, dan Inspirasi
Setelah sesi utama, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari Ibu Dwi mengenai aplikasi Daya.id. Aplikasi ini membantu pelaku usaha mengembangkan potensi bisnis, mengatur keuangan, dan memperluas jaringan.

Selanjutnya, Bank SMBC sebagai sponsor utama mempresentasikan solusi pendanaan/pinjaman uang untuk UMKM, dilanjutkan presentasi dari kampus Umar Usman berupa beasiswa dan program Kumadaya serta membuka sesi konsultasi bagi peserta yang ingin berdiskusi langsung tentang pengelolaan usaha.
Momen yang paling berkesan datang dari Difabiz Academy melalui Demo Barista Difabelpreneur. Para barista difabel menunjukkan kemampuan mereka meracik minuman seperti Blue Ocean dan Lechy Tea.

Dengan telaten para barista memasukkan bahan minuman satu persatu ke dalam racikan. Aksi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya dan berdaya.
Melalui kegiatan ini, Komunitas TDA Kabupaten Bogor berharap semakin banyak pelaku UMKM yang siap menghadapi perubahan dengan semangat digital. Dengan strategi yang tepat dan pemanfaatan teknologi, bisnis lokal dapat bertahan bahkan di tengah badai ekonomi.
Baca Artikel Lainnya :
- Wedding Fair Terbesar di Bekasi Awal 2026, Kolaborasi HARRIS Bekasi & Abhipraya Enterprises
- Kisah Sudrajat: dari Fitnah hingga Berkah
- Harga Emas Terus Menanjak: Rekor Baru Tembus Rp3,168 Juta
- Menyimpan HP Dekat Dengan Barang Elektronik Berbahaya?
- Ascott Jabotabek dan Universitas Trilogi Dorong Edukasi Lingkungan & Urban Farming di Perayaan World Environmental Education Day 2026


Leave a Comment