media – cibubur.com – Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Depok (Ikabento) dikenal sebagai komunitas yang aktif menjaga silaturahmi lintas angkatan. Mereka tidak hanya berkumpul untuk reuni, tetapi juga merancang berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Semangat itu kembali terlihat dalam penyelenggaraan Ikabento Fair 2025.
Gelaran ini berlangsung pada 15β16 November di Pesona Square. Selama dua hari, para alumni dan pelaku UMKM berkumpul dalam suasana edukatif dan kreatif.
Peluncuran UMKM Ikabento dan Pembukaan Acara
Hari pertama dibuka dengan peluncuran UMKM Ikabento oleh Siti Barkah Hasanah atau Cing Ikah, Ketua Dekranasda Kota Depok yang juga istri Wali Kota Depok Supian Suri.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pendataan UMKM secara sistematis. Pengelompokan pelaku usaha ke kategori pemula, madya, dan utama dinilai penting agar pendampingan berjalan lebih terarah.

Cing Ikah juga mendorong Ikabento menjadi contoh dalam membangun UMKM yang legal, sehat, dan berdaya saing. Menurutnya, fondasi usaha yang kuat harus dimulai dari legalitas, kualitas produk, dan kemampuan mengakses pembiayaan. Kolaborasi antara alumni, pemerintah, dan lembaga keuangan disebut sebagai kunci keberhasilan jangka panjang.
Setelah peluncuran, Ikabento Fair resmi dibuka. Para peserta kemudian mengikuti tur UMKM yang menampilkan produk kuliner, kerajinan, dan layanan usaha alumni.

Seminar UMKM: Motivasi dan Pentingnya Legalitas
Menjelang siang, seminar UMKM digelar dengan motivasi usaha dari Cing Ikah. Ia mengajak alumni untuk berani memulai usaha serta menjaga kualitas agar tetap bersaing.
Beberapa narasumber dari pemkot Depok kemudian memaparkan pentingnya legalitas seperti NIB, sertifikasi halal, dan izin pangan. Para pelaku UMKM didorong memanfaatkan pendampingan yang tersedia agar usaha mereka bisa meningkat kelasnya.

Ajang Kreativitas: Ikabento Got Talent
Menutup hari pertama, penyisihan Ikabento Got Talent digelar dengan berbagai penampilan seni dan musik dari alumni dan keluarga. Suasana hangat dan penuh keakraban membuat panggung talent menjadi salah satu sesi favorit peserta.

Hari Kedua: Penuh Kegiatan
Hari kedua 16 November dimulai dengan senam sehat bersama yang diikuti warga dan alumni lintas angkatan. Aktivitas pagi ini menghadirkan suasana santai sebelum memasuki agenda inti.
Setelah itu, lomba cerdas cermat menjadi salah satu acara yang paling menarik perhatian. Kompetisi ini diikuti para pelajar kelas 7,8 dan 9 yang beradu pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, serta materi seputar SMPN 3 Depok.
Pertandingan berlangsung cepat dan dinamis. Masing-masing tim saling mengejar poin di setiap sesi sehingga membuat penonton ikut tegang, namun tetap terhibur.


Lomba ditutup dengan penyerahan hadiah serta piagam penghargaan bagi para pemenang.
Tidak ketinggalan diadakan juga pemeriksaan kesehatan dan donor darah bekerjasama dengan PMI kota Depok.
Sesi malam dimulai dengan final Ikabento Got Talent. Para finalis tampil dengan percaya diri dan memukau penonton. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah, memberikan kesempatan bagi alumni untuk memperkuat jaringan dan merencanakan kolaborasi lanjutan.

Visi Lanjutan: Brand Oleh-Oleh Khas Depok
Selain hiburan dan edukasi, Ikabento Fair juga menghasilkan gagasan membangun brand oleh-oleh khas Depok berbasis produk UMKM alumni. Cing Ikah menilai bahwa dengan legalitas yang kuat, kualitas terjaga, dan pemasaran yang terarah, produk alumni berpotensi menjadi ikon baru bagi kota Depok.
Ikabento Fair 2025 akhirnya menjadi bukti bahwa kekuatan alumni dapat menghasilkan gerakan nyata. Melalui edukasi, kreativitas, dan kolaborasi lintas generasi, alumni SMPN 3 Depok berhasil mendorong UMKM sekaligus mempererat hubungan komunitas.


Leave a Comment