media-cibubur.com – Aktivitas produksi dan distribusi air bersih di wilayah Cileungsi dan sekitarnya dihentikan sementara akibat adanya pencemaran limbah oli di Sungai Cikeas.
Penghentian dilakukan hingga kondisi sungai kembali normal dan dinyatakan aman untuk operasional.
Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa gangguan pengaliran air mulai terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026, pukul 18.30 WIB. Hingga saat ini, batas waktu normalisasi belum dapat ditentukan.
Distribusi Air Dihentikan Demi Keamanan
Langkah penghentian produksi dan distribusi air dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas serta keamanan air bersih bagi pelanggan.
Pihak perusahaan juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menampung air bersih sesuai kebutuhan selama pengaliran masih terganggu.
Sebagai bentuk pelayanan, armada tangki bantuan air bersih telah disiagakan dan dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang membutuhkan.

Daftar Wilayah Terdampak
Adapun wilayah yang mengalami gangguan pengaliran air meliputi:
- Perumahan Cileungsi dan perkampungan Wilayah 10 Blok 01–26
- Perumahan GNI Wilayah 10 Blok 70–81
- Perumahan GMR Wilayah 10 Blok 82–86
- Kota Wisata Wilayah 16 Blok 01–54
- Legenda Wisata Wilayah 21 Blok 01–27
- Griya Saka Wilayah 18 Blok 30
- Banpres TNI AL Wilayah 18 Blok 62
- TWP AL Wilayah 18 Blok 63–67
- RS Hermina, RSUD Cileungsi, PT Polypack Cigarogol dan sekitarnya Wilayah 10 Blok 40
- Perumahan VNI 1–2 Wilayah 18 Blok 01–14
- Perumahan VNI 3 Wilayah 18 Blok 40–52
- Perumahan VNI 5 Wilayah 18 Blok 70–79
- Bumi Mutiara Wilayah 18 Blok 15–25
- Mahkota Pesona Wilayah 18 Blok 60
- Sakura Regency Wilayah 18 Blok 20
- CRV 1 dan CRV 2 Wilayah 18 Blok 32–33
Permohonan Maaf dan Layanan Informasi
Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Kantor Cabang Cileungsi melalui layanan resmi yang tersedia.


Leave a Comment