Media-cibubur.com – Awal April menjadi momen terbongkarnya praktik ilegal yang cukup mengejutkan di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan sosial media Polsek Cileungsi, aparat gabungan Satreskrim Polres Bogor bersama Polsek Cileungsi berhasil membongkar praktik pengoplosan gas LPG subsidi yang selama ini berjalan tersembunyi di tengah permukiman warga.
Penggerebekan ini tidak hanya dilakukan di satu titik. Dalam operasi tersebut, aparat langsung menyasar tujuh lokasi berbeda yang diduga menjadi bagian dari jaringan pengoplosan gas LPG subsidi ke non-subsidi.
Operasi Serentak di 7 Lokasi
Dari hasil penggerebekan, terlihat bahwa praktik ini bukan aktivitas kecil. Tujuh lokasi yang digerebek menunjukkan adanya jaringan yang terorganisir dan terstruktur.
Di lokasi-lokasi tersebut, petugas menemukan berbagai peralatan seperti selang, alat suntik gas, hingga timbangan yang digunakan untuk memindahkan isi tabung LPG subsidi ke tabung non-subsidi.

Ratusan tabung gas berhasil diamankan, baik yang masih berisi maupun yang sudah siap edar. Tabung-tabung tersebut terdiri dari LPG subsidi dan non-subsidi yang digunakan sebagai “wadah” hasil oplosan.
Libatkan Warga, Termasuk Ibu-Ibu
Hal yang paling menyita perhatian adalah keterlibatan warga sekitar dalam praktik ini. Dalam video yang beredar, terlihat bahwa aktivitas pengoplosan tidak hanya dilakukan oleh segelintir pelaku utama, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat.
Bahkan, terdapat ibu-ibu yang ikut terlibat dalam proses pemindahan gas dari tabung subsidi ke tabung non-subsidi. Kondisi ini memperlihatkan bagaimana praktik ilegal tersebut telah menyatu dengan aktivitas lingkungan sekitar.
Bayangkan, dengan modal empat tabung gas 3 kilogram sekitar Rp88.000, mereka bisa menghasilkan satu tabung 12 kilogram yang dijual Rp249.000. Artinya ada keuntungan sekitar Rp161.000 per tabung.
Situasi ini menjadi ironi tersendiri, di mana program subsidi yang seharusnya membantu masyarakat kecil justru dimanfaatkan sebagai sumber keuntungan melalui cara yang melanggar hukum.
Dua Pelaku Diamankan
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat langsung dalam praktik pengoplosan. Sementara pelaku lain berhasil melarikan diri melalui jalur tikus yang telah dipersiapkan.

Selain itu, ratusan tabung gas LPG turut disita sebagai barang bukti. Aparat juga mengamankan berbagai peralatan yang digunakan dalam proses pengoplosan.
Ancaman Besar
Praktik pengoplosan gas LPG subsidi tidak hanya merugikan negara dari sisi anggaran subsidi, tetapi juga sangat berbahaya.
Proses pemindahan gas yang tidak sesuai standar berisiko tinggi menyebabkan kebocoran, kebakaran, hingga ledakan. Apalagi jika dilakukan di tengah permukiman padat penduduk seperti yang terjadi di Cileungsi.
Selain itu, distribusi LPG subsidi yang seharusnya tepat sasaran menjadi terganggu akibat praktik seperti ini.

Jaringan Masih Didalami
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Dengan ditemukannya tujuh lokasi sekaligus, besar kemungkinan praktik ini merupakan bagian dari jaringan yang lebih luas.
Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa pengawasan distribusi energi bersubsidi masih memiliki celah. Di sisi lain, penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberikan efek jera agar praktik serupa tidak kembali terjadi.
Cek informasi lain di : https://twitter.com/themediacibubur
Baca Artikel Lainnya :
- Narogong Cileungsi Diperbaiki, Kemacetan Tak Terhindarkan
- Modus Pecah Kaca Marak di Cibubur, Waspadalah!
- Cuaca Ekstrem Hantam Cibubur dan Sekitarnya, Pohon dan Papan Reklame Tumbang
- Patriot Equifest & Kartini Cup 2026 Piala Walikota Bekasi di The HUB Indonesia
- Seminggu Lagi, Fun Run 5K Siap Hebohkan Cibubur


Leave a Comment