media-cibubur.com – Suasana belajar mengajar di SMKN 1 Cileungsi berubah menjadi kepanikan pada Rabu pagi, 10 September 2025, ketika atap salah satu ruang kelas tiba-tiba ambruk saat kegiatan berlangsung.
Insiden ini menyebabkan lebih dari 30 siswa mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kronologi Jebolnya Atap SMKN 1 Cileungsi
Sekitar pukul 09.20 WIB, saat siswa tengah mengikuti pelajaran di lantai dua gedung sekolah, atap bangunan yang terdiri dari genteng dan baja ringan runtuh secara tiba-tiba.
Dalam video yang beredar di media sosial, terdengar teriakan siswa yang mengira sedang terjadi gempa sebelum menyadari bahwa mereka tertimpa reruntuhan.
Sebanyak 26 siswa langsung dibawa ke RS Thamrin Cileungsi, sementara 5 lainnya dirawat di RS Mary Cileungsi.
Beberapa siswa juga mendapatkan penanganan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan sebagian telah dipulangkan setelah dinyatakan stabil.
Dugaan Penyebab dan Tanggapan Pemerintah
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merespons cepat dengan menginstruksikan seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di bawah naungan Pemprov Jabar untuk segera memeriksa kondisi bangunan sekolah masing-masing.
Ia menekankan pentingnya tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Meski bangunan SMKN 1 Cileungsi tergolong baru dibangun pada tahun 2016 dugaan sementara mengarah pada kualitas konstruksi yang tidak memenuhi standar keamanan jangka panjang.
Simpati Publik SMKN 1 Cileungsi
Unggahan video dan foto kejadian menyebar luas di media sosial, memicu keprihatinan dari masyarakat.
Banyak warganet menyampaikan doa dan harapan agar para siswa segera pulih.
“Ya Allah lindungi anak-anak yang sedang menuntut ilmu,” tulis salah satu komentar di Instagram


Leave a Comment