media-cibubur.com – Rangkaian Semarak Muharram yang diselenggarakan Majelis Taklim Muslimah (MTM) Al Ittihad Legenda Wisata Cibubur resmi ditutup pada Sabtu (18/7/2026).
Selama 4 hari pelaksanaan, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kajian keislaman, tetapi juga berbagai kegiatan sosial.
Ketua acara Semarak Muharram, ibu Lusi Bulur, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat memaknai hijrah yang sesungguhnya.
“Hijrah bukan berarti tempatnya yang berpindah, tetapi batin dan kepribadian kita yang berubah ke arah lebih baik. Semoga setelah mengikuti Semarak Muharram ini, ibadah kita semakin taat dan bisa menjadi contoh yang positif bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Muslimah (MTM) Al Ittihad, ibu Tuti, mengatakan Semarak Muharram terbuka untuk semua masyarakat, baik dari kawasan Cibubur maupun luar daerah.
Menurutnya, seluruh jamaah dirangkul untuk bersama-sama menambah ilmu dan mempererat silaturahmi. Selain menghadirkan kajian dari sejumlah tokoh, panitia juga menyiapkan bazaar UMKM dan berbagai kegiatan positif seperti yang dilaksanakan pada hari terakhir ini, antara lain:
Senam Pagi Bersama
Hari terakhir Semarak Muharram diawali dengan senam bersama MTM dan Coach Sulis mulai pukul 06.00 WIB. Ratusan peserta memadati area parkir Masjid Al Ittihad Legenda Wisata Cibubur. Sejak pagi, suasana sudah terasa ramai dan penuh semangat.



Setelah senam, panitia membagikan doorprize kepada peserta yang beruntung. Sarapan pagi gratis pun disiapkan untuk seluruh peserta.
Sambil menikmati sarapan, banyak peserta meluangkan waktu berkeliling melihat Bazaar UMKM yang menjual aneka kuliner, busana muslim, perlengkapan ibadah dan lainnya.
Suasana semakin ramai dengan hadirnya badut yang menghibur anak-anak. Berbagai atraksi yang ditampilkan berhasil mengundang tawa pengunjung. Anak-anak pun tampak senang bermain dan berfoto bersama.
Baca Juga : Meriahkan Tahun Baru Islam di Masjid Al Ittihad Legenda Wisata
Santunan Anak Yatim dan Dhuafa
Acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dari sekitar wilayah Cibubur dan sekitarnya sebagai bentuk kepedulian.
Momen ini berlangsung penuh kehangatan dan menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian Semarak Muharram.


Baca Juga : Semarak Muharram Makin Meriah, dr. Aisah Dahlan dan Ivan Gunawan Berbagi Inspirasi
Lomba Memasak
Keseruan berlanjut dengan lomba memasak berbahan dasar singkong yang diikuti sejumlah kelompok peserta. Setiap tim diberi waktu selama satu jam untuk mengolah singkong menjadi hidangan yang menarik dan lezat.
Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria, yaitu cita rasa, kreativitas, penataan sajian, kebersihan, dan kekompakan tim. Tiga dewan juri, yakni Ibu Rosi, Rani, dan Rosida, menilai setiap hasil masakan yang disajikan peserta.


Berbagai kreasi unik pun berhasil dihadirkan. Mulai dari dimsum singkong, aneka kue dengan tampilan warna-warni yang menarik, hingga soto berbahan dasar singkong.
Kreativitas para peserta mendapat apresiasi dari para juri maupun pengunjung yang menyaksikan perlombaan.

Menariknya, peserta lomba tidak hanya berasal dari kawasan Legenda Wisata, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di sekitar Cibubur. Hal ini membuat suasana kompetisi semakin meriah sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarjamaah.
Selain berbagai kegiatan tadi, panitia juga menggelar donor darah dan pemeriksaan mata.
Semarak Muharram tahun ini memang telah berakhir, namun semangat hijrah yang dibawa diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. Semoga semakin banyak orang yang terdorong untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli kepada sesama, dan semakin taat dalam beribadah.
Ke depan, Semarak Muharram diharapkan dapat terus hadir setiap tahun dengan kegiatan yang semakin bermanfaat dan mampu menjangkau lebih banyak jamaah.


Leave a Comment