Musim Kemarau

Musim Kemarau Mulai Terasa, Debit Sungai Cileungsi dan Cikeas Ikut Menyusut

media-cibubur.com – Musim kemarau mulai menunjukkan dampaknya di Kabupaten Bogor. Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kekeringan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini menyebabkan ribuan warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 12.300 warga terdampak krisis air bersih. Mereka tersebar di sejumlah desa yang sumber airnya mulai menyusut, baik dari sumur maupun mata air yang selama ini menjadi andalan masyarakat.

Warga yang terdampak kini mengandalkan bantuan air bersih yang didistribusikan menggunakan mobil tangki. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan laporan dari pemerintah desa dan hasil pemantauan petugas di lapangan.

Bendung Katulampa Ikut Menyusut

Kondisi musim kemarau juga terlihat dari Bendung Katulampa di Kota Bogor. Dalam beberapa hari terakhir, tinggi muka air (TMA) di bendung tersebut bahkan sempat mencapai 0 sentimeter akibat minimnya pasokan air dari kawasan hulu.

Pemandangan yang biasanya dipenuhi aliran air berubah drastis. Dasar sungai yang dipenuhi bebatuan kini terlihat jelas. Rendahnya debit air menjadi salah satu indikator bahwa musim kemarau mulai berdampak di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Debit Sungai Menurun

Bagi masyarakat di kawasan Cibubur, perubahan juga mulai terlihat di Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas. Debit air di kedua sungai tersebut tampak lebih rendah dibandingkan saat musim hujan.

Di beberapa titik, aliran sungai terlihat lebih tenang dengan permukaan air yang menyusut. Bebatuan di tepian hingga dasar sungai mulai bermunculan, sesuatu yang jarang terlihat ketika curah hujan masih tinggi.

Hingga saat ini kondisi tersebut memang belum mengganggu aktivitas warga. Namun, apabila musim kemarau berlangsung lebih lama tanpa hujan yang cukup, debit kedua sungai diperkirakan akan terus berkurang.

BPBD Imbau Warga Hemat Air

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau berlangsung. Warga juga diminta segera melapor kepada pemerintah desa atau aparat setempat apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan.

BMKG sebelumnya juga mengingatkan bahwa sebagian wilayah Jawa Barat masih berpotensi mengalami musim kemarau hingga beberapa waktu ke depan.

Karena itu, masyarakat diharapkan menggunakan air secara bijak serta menjaga kebersihan sumber-sumber air yang masih tersedia.

Cek juga berita lainnya di : https://x.com/themediacibubur

Baca Artikel Lainnya :

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *