IICF 2026

Siswa Global Mandiri Kenalkan Budaya Indonesia kepada Delegasi IICF

media-cibubur.com – Suasana berbeda terlihat di Sekolah Global Mandiri Cibubur pada Selasa, 15 September 2026. Para siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.

Mereka bertemu dengan delegasi dari berbagai negara dalam workshop International Indonesian Cultural Festival (IICF) ke 5, dan Sekolah Global Mandiri Cibubur dipercaya menjadi tuan rumah untuk ketiga kalinya.

Kegiatan ini mempertemukan siswa dengan delegasi dari berbagai negara. Tidak hanya melalui pertunjukan, mereka juga terlibat langsung dalam workshop pertukaran budaya.

Tahun ini, delegasi IICF berasal dari 12 negara. Mereka datang dari Polandia, Filipina, Thailand, Mongolia, Sri Lanka, Amerika Serikat, Bangladesh, Rusia, Turkiye, India, Malaysia, dan Korea.

Culture To Bring Them To Be One

Kegiatan IICF tahun ini membawa tema “Culture To Bring Them To Be One”. Tema tersebut terlihat dari konsep kegiatan yang mempertemukan siswa, delegasi, guru, dan orang tua.

Ms Rahma, Vice Principal Senior High, mengatakan IICF menjadi kesempatan untuk mempertemukan siswa, delegasi, dan orang tua dalam satu kegiatan.

“Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya dan tarian tradisional dari berbagai negara di dunia ke Indonesia, khususnya kepada para siswa,” ujar Ms Rahma saat diwawancarai siswa Sekolah Global Mandiri, Putra Rajasa dan Adel.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang menampilkan budaya dari berbagai negara. Ada proses interaksi yang menjadi bagian penting dari kegiatan.

“Kegiatan ini baik sekali dimana disini kesempatan berkolaborasi antara para siswa, delegasi, orang tua. Bagaimana mereka bisa berinteraksi sesuai tema IICF, Culture To Bring Them To Be One,” kata Ms Rahma.

Karena itu, siswa tidak hanya menjadi penonton. Mereka ikut memperkenalkan budaya Indonesia kepada para delegasi yang datang.

IICF 2026

Baca Juga : Siap-Siap Party! Glorifest 2026 Siap Guncang Cibubur

Tarian Rusia hingga Budaya Indonesia

Salah satu delegasi yang ikut dalam kegiatan tersebut berasal dari Rusia. Sasha, Alexandra, dan Nasya mengaku senang dapat berpartisipasi dalam IICF di Sekolah Global Mandiri Cibubur.

“Kami sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini karena dapat bertemu dengan orang-orang baru. Namun, sayangnya hari ini menjadi hari terakhir festival. Kami sedih harus mengucapkan selamat tinggal. Tapi, semoga kita bisa segera berjumpa kembali,” ujar Sasha, Alexandra, dan Nasya.

Delegasi Rusia juga membawa budaya negaranya melalui sebuah penampilan tarian nasional Rusia yang dikenal memiliki gerakan yang enerjik.

Delegasi negara lain juga turut mempertunjukkan tarian tradisional dari negaranya masing-masing.

Siswa SGM Kenalkan Kuliner Indonesia

Pertukaran budaya dalam IICF tidak berlangsung satu arah. Setelah delegasi memperkenalkan budaya negaranya, siswa Sekolah Global Mandiri juga mendapat kesempatan memperkenalkan budaya Indonesia.

Para siswa memperkenalkan makanan ringan tradisional Indonesia. Kopi dan teh khas Indonesia juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

Workshop berlangsung sekitar dua jam. Dalam waktu tersebut, siswa dan delegasi berinteraksi untuk saling mengenal budaya masing-masing.

Para siswa SGM juga menampilkan tarian dan lagu tradisional Indonesia. Persiapan telah dilakukan sebelum para delegasi datang.

Orang tua, guru, Class Mom (CM), dan Parents Advisory Board (PAB) turut mendukung persiapan tersebut.

Selain pertunjukan dan workshop budaya, para delegasi juga bertukar souvenir. Cendera mata tersebut menjadi kenang-kenangan sekaligus bagian dari interaksi untuk mengenal budaya masing-masing negara.

Pertunjukan Digelar Bersamaan

Rangkaian penampilan digelar di tiga lokasi pada waktu yang bersamaan. Pembagian tempat dilakukan berdasarkan jenjang pendidikan.

Untuk siswa TK dan SD, kegiatan berlangsung di Function Hall Gedung 1. Sementara siswa SMP mengikuti kegiatan di bioskop. Adapun siswa SMA mengikuti pertunjukan di Hall Gedung 3.

Setelah penampilan, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop pertukaran budaya yang juga digelar di beberapa lokasi.

Setelah sesi workshop, kegiatan dilanjutkan dengan showcase. Para peserta menunjukkan hasil dari proses pertukaran budaya yang telah dilakukan.

Flash Mob Tutup Rangkaian IICF

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan flash mob yang melibatkan seluruh peserta.

Siswa dan orang tua sebelumnya telah mempersiapkan gerakan untuk kegiatan tersebut. Flash mob memadukan unsur tari tradisional Indonesia dengan musik hipdut yang sedang tren.

Suasana pun menjadi semakin meriah. Para siswa, delegasi, guru, dan orang tua ikut bergerak bersama dalam satu kegiatan.

Keterlibatan banyak pihak menjadi bagian dari pesan yang ingin dibawa melalui IICF tahun ini. Budaya digunakan sebagai ruang untuk saling mengenal dan berinteraksi.

Jadi Pengalaman bagi Siswa dan Delegasi

Kehadiran delegasi dari berbagai negara memberikan pengalaman berbeda bagi siswa Sekolah Global Mandiri Cibubur. Mereka dapat mengenal budaya dari negara lain secara langsung. Siswa juga bisa memahami berbagai aspek kehidupan dari para delegasi.

Pada saat yang sama, siswa memiliki kesempatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada para tamu.

Kegiatan ini juga diharapkan memberikan pengalaman yang berharga dan berkesan bagi para delegasi selama berada di Indonesia. Tidak hanya mengenal budaya, mereka juga dapat merasakan keramahan masyarakat Indonesia melalui interaksi bersama siswa, guru, dan orang tua di Sekolah Global Mandiri.

Dengan pengalaman tersebut, IICF diharapkan dapat terus berlangsung di tahun-tahun berikutnya. Kegiatan ini diharapkan kembali menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai budaya dan membangun semangat kebersamaan.

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *